期刊名称:Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan
印刷版ISSN:1411-6081
电子版ISSN:2460-9331
出版年度:2015
卷号:16
期号:2
页码:166-173
DOI:10.23917/jep.v16i2.1461
语种:English
出版社:Muhammadiyah University Press
摘要:The northern coast of Central Java province is considered as the critical area of flood path.Semarang as capital city of this province with its junction area of Kendal and Demak always suffering from flood due to rain and or high tide seawater.It is realised that infrastructures’ capacity for flood control,awareness of people and other multi-factors are significantly contributed on the flood problem in these area.Mixed-methods of quantitative and qualitative are employed to analyze the data.The study found that there was a decline in quality of - people’s life,environment and its ecosystem.Awareness and responsiveness of people and also the other stakeholders are not progressive to overcome the problem of flood.This study is trying to contribute in outlining a model of adaptation and mitigation for the people to restore their ecosystem from the perspective of economist.
其他摘要:Pantai Utara di Provinsi Jawa Tengah dianggap sebagai daerah jalur kritis banjir.Semarang sebagai ibu kota Provinsi ini merupakan daerah persimpangan jalur Kendal dan Demak yang selalu mengalami banjir karena hujan dan atau pasang air laut.Disadari bahwa kapasitas infrastruktur untuk pengendalian banjir,kesadaran orang dan berbagai faktor lain sangat berperan bsar dalam persoalan banjir di daerah ini.Untuk menganalisis data dipergunakan metode campuran kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada penurunan kualitas hidup masyarakat,lingkungan,dan ekosistem.Kesadaran dan respon dari orang-orang dan juga para pemangku kepentingan lain yang tidak progresif untuk mengatasi masalah banjir.Penelitian ini sedang mencoba untuk berkontribusi dalam menguraikan model adaptasi dan mitigasi bagi masyarakat untuk memulihkan ekosistem mereka dari sudut pandang ekonom.