期刊名称:Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
印刷版ISSN:2528-0767
电子版ISSN:2527-8495
出版年度:2018
卷号:3
期号:1
页码:100-105
出版社:Universitas Negeri Malang
摘要:Artikel ini mendeskripsikanefektifitas pembatasan usia perkawinan berdasarkan UndangUndang
No.1 Tahun 1974. Metode yang digunakan kajian ini yuridis empiris atau yuridis sosiologis
di wilayah Kabupaten Probolinggo. Informan dalam kajian ini adalah kepala sekolah, guru Bimbingan
Konseling, Kepala Kantor Urusan Agama di Kabupaten Probolinggo, dan siswa putus sekolah yang
melakukan pernikahan di bawah umur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembatasan usia perkawinan
belum efektif dalam ranah implementatif. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya angka perkawinan
di bawah umur yang dilakukan di kalangan masyarakat umum. Faktor penyebab perkawinan di bawah
usia adalah: (1) budaya masyarakat, perjodohan, (2) hubungan yang terlalu dekat dalam berpacaran,
(3) hamil di luar kawin.
其他摘要:This article described the effectiveness of limiting the age of marriage based on Act No.1
of 1974 about marriage. The method used empirical juridical or sociological juridical
in Probolinggo Regency. The informants in this study were principles, teachers of Counseling Guidance,
Heads of Religious Affairs Offices in Probolinggo District, and dropout students who underage
marriages. The results of the study showed that restrictions on marriage age have not been
effective in the implementation domain. This fact showed from a large number of underage marriages
conducted among the public. Factors causing marriage under age were: (1) community culture,
matchmaking, (2) relationships that were too close in dating, (3) pregnancy outside marriage.
关键词:Perkawinan di bawah umur; Pembatasan usia perkawinan
其他关键词:early marriage; restrictions on marriage age